Apa penyebab penyakit kanker : BankSoal

Jawaban

Jawaban 1
* Sering merokok
* Sering makan mie instan
* Malas  olahraga
* Tidak mau makan makanan yang bergizi
* Tidak mau minum air putuih
* Kekurangan vitamin
* Kekurangan gizi
Jawaban 2
Sering merokok
kurang gizi
tidak banyak olahraga
kurang vitamin

Pertanyaan Terkait

Asam lemah HA 0,2 M terurai 5% tatapan ionisasi asam lemah tersebut adalah.

Jawaban

Diketahui :
Molaritas HA = 0,2 M
Derajat ionisasi (q) = 5% = 0,05

Ditanya : Tetapan Ionisasi Asam Lemah (Ka) ?

Jawab :

Ka :
= q² × M
= (0,05)² × 0,2
= 0,0025 × 0,2
= 0,0005
= 5 × 10-⁴


The maas of Ca(OH)² in 800 ml of Ca(OH)² solution with pH 12+ log 4 is….gram (Ar : Ca=40 O=16 , H=1)

Jawaban

Diket :
Larutan Ca(OH)2
Mr Ca(OH)2 = Ca + O + H
= 40 + (2 x 16) + (2 x 1 )
= 40 + 32 + 2
= 74
v = 800 ml = 0,8 L
pH = 12 + log 4
pOH = 14 – (12 + log 4)
= 2 – log 4
[OH-] = 4 x 10^-2
[OH-] = b . Mb
4 x 10^-2 = 2 . Mb
Mb = 2 x 10^-2 = 0,02
M = n / v
0,02 = n / 0,8 lt
n = 0,02 x 0,8 mol
= 0,016 mol
n = massa / Mr
0,016 = massa / 74
massa = 0,016 x 74
= 1,184 gram
semoga membantu 🙂

Jika diketahui Ksp Ag3PO4 = 2,7pangkat -19 , tentukan kelarutan Ag3PO4 dalam. A. Air murni
B.AgNO3 0,01 M
C.K3PO4 0,01 M !

Jawaban

AgNO3 0,01M

KALO GAK SLH


Hidrolisis lemak sabun keras menggunakan

Jawaban

NaCl ( natrium clorida )

suatu larutan cuka makan mengandung 6% asam asetat. jika diketahui masa jenis cuka makan itu adalah 1 Kg L^-1, tentukanlah volume cuka itu yang harus diencerkan untuk membuat 100 mL larutan dengan pH =4

Jawaban

Diketahui :
CH3COOH = 6%
Massa jenis (p) = 1 Kg/L = 1 gr/ml
Volume larutan = 100 ml
pH = 4
Ka CH3COOH = 10^-5

Ditanya : Volume cuka harus diencerkan ?

Jawab :

• Mencari Molaritas cuka (M2) :

[H+] :
– log [H+] = 4
– log [H+] = – log 10^-4
[H+] = 10^-4

Molaritas Cuka :
= [H+]² / Ka
= [10^-4]² / 10^-5
= 10^-8 / 10^-5
= 10^-3 M

• Mencari Molaritas cuka (M1) :

Cuka : 6% = 6 gr cuka / 100 gr larutan

Volume larutan :
= m / p
= 100 gram / 1 gram/ml
= 100 ml

Mr cuka (CH3COOH) :
= 2.Ar C + 4.Ar H + 2.Ar O
= 2.12 + 4.1 + 2.16
= 60 gram/mol

Molaritas cuka (M1) :
= gr cuka / Mr × 1000 / ml larutan
= 6 / 60 × 1000 / 100
= 1 M

• Mencari Volume cuka yang harus diencerkan (V1) :

M1 = 1 M
V1 = ….. ?
M2 = 10^-3 M
V2 = 100 ml

M1 . V1 = M2 . V2
1 M × V1 = 10^-3 M × 100 ml
V1= 10^-3 M × 100 ml / 1 M
V1 = 0,1 ml


Larutan HCL 0,1 M dapat dinetralkan dengan 20 ml larutan NaOH 0,2 M. volume HCL tersebut adalah

Jawaban

Diketahui :
Molaritas HCl (Ma) = 0,1 M
Molaritas NaOH (Mb) = 0,2 M
Volume basa NaOH (Vb) = 20 ml

Ditanya : Volume HCl yang dititrasi ?

Jawab :

Reaksi :
HCl H+ + Cl-
a = Valensi asam = 1

Reaksi :
NaOH Na+ + OH-
b = Valensi basa = 1

Pentitrasian :
Ma.Va . a = Mb.Vb . b
0,1 M . Va . 1 = 20 ml . 0,2 M . 1
Va = 20 ml . 0,2 M / 0,1 M
Va = 40 ml

Jadi Volume asam (Va) HCl adalah 40 ml


Reaksi NAOH + indikator PP

Jawaban

Maksutnya apa ya itu

Massa besi di dalam 800 gram Fe2(SO4)3 adalah … Ar Fe = 56 S= 32 O= 16

Jawaban

Diketahui :
m Fe2(SO4)3 = 800 gram
Ar Fe = 56 , S = 32 , O = 16

Ditanya : Massa besi (Fe) dalam Fe3(SO4)3 ?

Jawab :

Mr Fe2(SO4)3 :
= 2.Ar Fe + 3.Ar S + 12.Ar O
= 2.56 + 3.32 + 12.16
= 400 gram/mol

massa Besi (Fe) dalam Fe2(SO4)3 :
= 2.Ar Fe / Mr Fe2(SO4)3 × massa Fe2(SO4)3
= 2.56 / 400 × 800 gram
= 224 gram


suatu zat p sebanyak 1M dilarutkan dalam 250ml. setelah kesetimbangan zat yang tersisa 0,2M. berapa derajat ionisasinya

Jawaban

Diketahui :
Molaritas awal P = 1 M = 1 mol/L
Volume larutan = 250 ml = 0,25 L
Molaritas tersisa = 0,2 M = 0,2 mol/L

Ditanya : Derajat ionisasi ?

Jawab :

n (mol) awal :
= M awal × V
= 1 mol/L × 0,25 L
= 0,25 mol

n tersisa :
= M tersisa × V
= 0,2 mol/L × 0,25 L
= 0,05 mol

Derajat ionisasi :
= mol tersisa / mol awal
= 0,05 mol / 0,25 mol
= 0,2


diketahui bilangan avogadro: 6x10x23. jumlah molekul gas NH3 yang volumenya 5,6 liter pada keadaan standar adalah

Jawaban

Diketahui :
L = Bilangan Avogrado = 6 × 10²³ partikel/mol
Volume NH3 = 5,6 L
Standar = STP = 22,4 L/mol

Ditanya : Jumlah molekul NH3 ?

Jawab :

n NH3 :
= V / STP
= 5,6 L / 22,4 L/mol
= 0,25 mol

Jumlah molekul NH3 :
= n . L
= 0,25 mol × 6 × 10²³ molekul/mol
= 1,5 × 10²³ molekul


Persamaan tetapan hasil kali kelarutan (ksp) kelarutan Ag2SO4 dan BaSO4

Jawaban

> Ag2SO4 -> 2Ag+    +   SO4 2-
s              2s              s
Ksp = [Ag+]^2[SO4 2-] = [2S]^2[S] = 4s^3
> BaSO4 -> Ba2+       +     SO4 2-
s           s                        s
Ksp = [Ba2+][SO4 2-] = [S][S] = S^2

Ph larutan asam asetat 0,2 (ka =2×10 pangkat 5)

Jawaban

Larutan CH3COOH
Ma =0,2 M
Ka = 2 x 10^-5
[H+] = √Ka.Ma
= √2 x 10^-5 x 2 x 10^-1
= √4 x 10^-6
[H+] = 2 x 10^-3
pH = -log [H+] = -log[2 x 10^-3] = 3 – log 2
semoga membantu 🙂

Bilangan oksidasi Mn dalam MnO adalah

Jawaban

O = -2 Jadi biar netral biloks si Mn = 2.. Cepet pinter.

Zat pereduksi disebut juga

Jawaban

Disebut juga Zat Reduktor.

Tentukan bilangan oksidasi fe dari FeCL3

Jawaban

Bilangan oksidasi dr fecl3:
Fe + Clx3 = 0
Fe + (-1×3)= 0
Fe + -3=0
Fe=+3

Hubungan titik didih dengan panjang rantai karbon

Jawaban

Makin panjang rantai, makin besar Mr maka makin tinggi titik didihnya.
Untuk menentukan mana yang titik didihnya lebih besar, ada dua hal yang harus diperhatikan : Mr semakin besar, titik didih semakin tinggi. Rantai semakin panjang, titik didih semakin tinggi.

Reaksi asam basa larutan H2SO4 dengan larutan KOH

Jawaban

Reaksi asam + basa -> garam + air.
H2SO4 + 2KOH -> K2SO4 + 2H20

Tentukanlah bilangan oksidasi Atom Mg pada logam Mg dan MgCl2 serta bilangan oksidasi atom Cl pada Cl2 dan MgCl2 adalah

Jawaban

Biloks Mg. Mg + (-1 × 2) = 0
Mg = +2 atau karena gol 2A = +2
Biloks Cl pada Cl2. karena berupa molekul unsur biloks Cl = 0
Biloks Cl pada MgCl2 perhitungan sama seperti diatas.

Cr2 + 2 Br- →Br 2 + 2 Cr- spesi yang menerima elektron pda reaksi tersebut adalah…..
lalu berikan alasannya?

Jawaban

Spesi yang menerima elektron Cr2. karena hasil reaksi Cr-. Elektron bermuatan negatif. Sehingga penambahan elektron menyebabkan penurunan biloks

Rumus persamaan laju reaksi dituliskan sebagai v = k[N2][H2]3. Besarnya orde total reaksi tersebut adalah

Jawaban

Orde total = Jumlah pangkat.
Orde total = 1+3=4

Sumber :